Posts

15 CAPACITY MANAGEMENT

PENDAHULUAN DAN CAKUPAN Proses kapasitas manajemen bertanggung jawab untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan kapasitas yang memadai dan hemat biaya. Ruang lingkup ini juga mencakup manajemen kinerja. Kapasitas dan kinerja yang terkait erat karena meskipun tingkat layanan biasanya dinyatakan dalam hal kinerja (mis waktu respon, throughput tingkat dll), ketika sumber daya jangka pendek kapasitas, kinerja menderita. CONTOH Sebuah analogi yang baik adalah kemampuan supermarket untuk melayani pelanggan dalam waktu yang wajar. Dalam rangka untuk memungkinkan pembeli untuk checkout tanpa harus mengantri untuk waktu yang lama, ada kebutuhan terus-menerus untuk menyeimbangkan jumlah staf checkout dengan jumlah pembeli. Proses kapasitas manajemen terutama yang proaktif karena didorong oleh kebutuhan bisnis masa depan. Oleh karena itu sebelumnya bahwa kapasitas dan kinerja yang dipertimbangkan dalam siklus hidup layanan, semakin besar tingkat kepercayaan bahwa layanan akan dap...

Bussiness Relationship Management (General Principles)

Dasar BRM Penyebaran BRM didasarkan pada argumen tentang penyedia layanan dan pelanggan akan mendapatkan manfaat dari hubungan yang bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan dari penyedia layanan dengan mengembangkan kebutuhan bisnis pelanggan dan meningkatkan pemahaman pelanggan tentang persembahan dari penyedia layanan dan nilai untuk bisnis pelanggan. Hal ini bertentangan dengan pandangan bahwa hubungan pemasok-pelanggan pada dasarnya adalah permusuhan di alam. BRM membuthkan komitmen, sehingga kedua belah pihak harus menilai nilai dari BRM sebelum penggelaran smber daya ntuk itu. Masalah utama bagi pelanggan akankan hubungan bisnis cukup penting untuk membuatnya berharga. Hubungan antara pelanggan dan penyedia layanan komoditas  di pasar yang kompetitif akan memiliki lebih sedikit panggilan untuk manajemen terstruktur dari mana layanan ini kompleks dan kepentingan strategis bagi pelanggan. Penyedia layanan serupa ingin fokus pada pelanggan besar atau pelanggan yang memiliki kep...

MANAJEMEN

Image
1. Definisi Manajemen oleh Para Ahli     James A. F. Stoner : Proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya yang tersedia organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.       Peter Drucker : Kegiatan serbaguna yang mengelola bisnis dan manajer dan juga mengelola para pekerja dan pekerjaan. http://thebizmanagementguide.com/definition-of-business-management-meaning-of-management/ 2. Fungsi Manajemen     a. P.O.A.C Planning (Perencanaan) : Perencanaan dapat disatukan melalui kesamaan pandangan, sikap dan bertindak dalam pelaksanaannya di lapangan. Organizing (Pengorganisasian): Pengorganisasian adalah proses pengembangan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya sumber daya-nya, dan kondisi sekitarnya. Briefing (Pengarahan) : Hubungan antara pimpinan dan bawahan, dimana pimpinan tersebut harus memberi arahan kepada bawahannya ag...

Kreativitas

Image
Apabila anda sudah agak bosan dengan mie buatan anda yang apabila sudah dimasak kemudian langsung dicampur bumbu dan langsung makan, maka saya merekomendasikan sedikit sentuhan untuk mie goreng anda. Siapkan bahan-bahannya : Aduk telur seperti saat anda membuat telur dadar, kemudian tambahkan kecap, saos, dan garam secukupnya. Setelah selesau membuat telur dadarnya, sajikan telur itu di piring. Kemudian masak mienya, setelah dimasak, tiriskan airnya, kemudian campurkan bumbu mie tersebut, kemudia goreng kembali, Taruh mie tersebut diatas telur yg sudah kita buat. Lipat telur tersebut hingga seperti ini.

Budaya Organisasi

A. Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari tidak terlepas dari ikatan budaya yang diciptakan. Ikatan budaya tercipta oleh masyarakat yang bersangkutan, baik dalam keluarga, organisasi, bisnis maupun bangsa. Budaya membedakan masyarakat satu dengan yang lain dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Budaya mengikat anggota kelompok masyarakat menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman berperilaku atau bertindak. Seiring dengan bergulirnya waktu, budaya pasti terbentuk dalam organisasi dan dapat pula dirasakan manfaatnya dalam memberi kontribusi bagi efektivitas organisasi secara keseluruhan. Fungsi Budaya Organisasi: a.  Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut : Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain. b.  Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi. c. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada se...

Perubahan dan Pengembangan Organisasi

A. PENGERTIAN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI PENGERTIAN PERUBAHAN ORGANISASI Pengertian Perubahan Organisasi adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi. Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan. PENGERTIAN PENGEMBANGAN ORGANISASI Pengembangan organisasi merupakan proses terencana untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggo...

Desain & Struktur Organisasi

DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan. 1.Formalisasi Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali. 2.Sentralisas...